Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Uji Kompetensi 4 Matematika Kelas 8


Uji Kompetensi 4 Matematika Kelas 8

jawaban uji kompetensi 4 matematika kelas 8 hal 148

1. jawaban uji kompetensi 4 matematika kelas 8 hal 148


Uji kompetensi 4 matematika kelas 8 hal 148 merupakan soal tentang menggambar grafik dari suatu fungsi linear. Untuk lebih tepatnya ini merupakan latihan soal 'Ayo Kita Berlatih 4.2'. Untuk menggambar grafik dari suatu fungsi linear, kita tentukan titik potong terhadap sumbu x dan sumbu y. Titik potong terhadap sumbu x diperoleh jika y = 0 dan titik potong terhadap sumbu y diperoleh jika x = 0. Atau kita coba substitusikan untuk x = {0, 1, 2}


Pembahasan

1b) y = 4x - 1

Jika x = 0 maka y = -1 ⇒ (0, -1)

Jika x = 1 maka y = 3 ⇒ (1, 3)

Jika x = 2 maka y = 7 ⇒ (2, 7)

Hubungkan ketiga titik tersebut, diperolehlah grafik y = 4x - 1


1c) x = 2y - 2

Jika y = 0 maka x = -2 ⇒ (-2, 0)

Jika y = 1 maka x = 0 ⇒ (0, 1)

Jika y = 2 maka x = 2 ⇒ (2, 2)

Hubungkan ketiga titik tersebut, diperolehlah grafik x = 2y - 2


1d) y = 2x + 3

Jika x = 0 maka y = 3 ⇒ (0, 3)

Jika x = 1 maka y = 5 ⇒ (1, 5)

Jika x = 2 maka y = 7 ⇒ (2, 7)

Hubungkan ketiga titik tersebut, diperolehlah grafik y = 2x + 3


1e) x - 3y + 1 = 0 ⇒ x = 3y - 1

Jika y = 0 maka x = -1 ⇒ (-1, 0)

Jika y = 1 maka x = 2 ⇒ (2, 1)

Jika y = 2 maka x = 5 ⇒ (5, 2)

Hubungkan ketiga titik tersebut, diperolehlah grafik x - 3y + 1 = 0

(Gambar bisa dilihat pada lampiran)


2) Gaji seorang manager setahun = Rp100.000.000 ditambah 5% dari total penjualan setahun

y = 100.000.000 + 5%x

y = 100.000.000 + (5/100)x

y = 100.000.000 + 0,05x


a) Gaji manager selama setahun jika total penjualan setahun Rp5.000.000.000,00

⇒ y = 100.000.000 + 0,05 (5.000.000.000)

⇒ y = 100.000.000 + 250.000.000

⇒ y = 350.000.000

Gaji manager = Rp350.000.000,00


b) Gaji manager selama setahun jika total penjualan setahun Rp3.000.000.000,00

⇒ y = 100.000.000 + 0,05 (3.000.000.000)

⇒ y = 100.000.000 + 150.000.000

⇒ y = 250.000.000

Gaji manager = Rp250.000.000,00


c) maksud dari koordinat titik potong garis dengan sumbu y dalam masalah ini adalah jika total penjualan tahun ini nol maka manager tetap mendapat gaji sebesar Rp100.000.000,00


3) Gambarlah grafik y = x + 2, y = 2x + 2 dan y = 2x - 3

    x            | 0 | 1 | 2 | koordinat

y = x + 2     | 2 | 3 | 4 | (0, 2), (1, 3), (2, 4)

y = 2x + 2   | 2 | 4 | 6 | (0, 2), (1, 4), (2, 6)

y = 2x - 3    | -3| -1 | 1  | (0, -3), (1, -1), (2, 1)

y = 4x + 2   | 2 | 6 |10 | (0, 2), (1, 6), (2, 10)


dampak perubahan grafik dari 1x menjadi 2x dan menjadi 4x grafiknya semakin mendekati sumbu y (nilai y nya semakin besar), kemiringan lebih condong ke sumbu y

(Gambar bisa dilihat pada lampiran)


4) Gambarlah grafik y = 2x + 2, y = x + 5, y = 2x - 3

    x            | 0 | 1 | 2 | koordinat

y = 2x + 2  | 2 | 4 | 6 | (0, 2), (1, 4), (2, 6)

y = x + 5    | 5 | 6 | 7 | (0, 5), (1, 6), (2, 7)

y = 2x - 3   | -3| -1 | 1 | (0, -3), (1, -1), (2, 1)

y = 2x + 5  | 5 | 7 | 9 | (0, 5), (1, 7), (2, 9)


dampak perubahan grafik dari +2, +5, dan -3 grafiknya tetap hanya bergeser saja posisinya (dari +2 ke +5 bergeser ke atas sejauh 3 satuan) atau (dari +2 ke -3 bergeser ke bawah sejauh 5 satuan)

(Gambar bisa dilihat pada lampiran)


5) Gambarlah grafik y = 2x + 4, y = 2x - 8, y = 6 dan y = 2

    x            | 0 | 1 | 2 | koordinat

y = 2x + 4   | 2 | 6 | 8 | (0, 2), (1, 6), (2, 8)

y = 2x - 8   | -8| -6| -4| (0, -8), (1, -6), (2, -4)

y = 6          | 6  | 6 | 6 | (0, 6), (1, 6), (2, 6)

y = 2          | 2  | 2 | 2 | (0, 2), (1, 2), (2, 2)

Perpotongan keempat garis tersebut membentuk bangun datar JAJAR GENJANG dengan

panjang alas = 5 - (-1) = 6 satuan

tinggi = 6 - 2 = 4 satuan

Luas jajar genjang yang terbentuk

= alas × tinggi

= 6 × 4

= 24 satuan luas


Pelajari lebih lanjut

Grafik no 1a. y = 5x

https://brainly.co.id/tugas/1447717


Jawaban no 6

https://brainly.co.id/tugas/1201714


------------------------------------------------


Detil Jawaban  

Kelas : 8

Mapel : Matematika

Kategori : Sistem Persamaan

Kode : 8.2.3


Kata Kunci : grafik, ayo kita berlatih 4.2


2. uji kompetensi matematika kelas 8 hal 34


Jawab:

1. A

2. D

3. B

4. A

5. C

6. B

7. A

8. A

9. D

10. D

11. B

12. A

13. C

14. B

15. C

16. D

17. C

18. A

19. A

20. B

Penjelasan dengan langkah-langkah:

1. pola-1 : 6 batang korek api

pola-2 : 9 batang korek api

pola-3 : 12 batang korek api

pola-1 = 6

pola-2 = 9 = 6 + (1 x 3)

pola-3 = 12 = 6 + 3 + 3 = 6 + (2 x 3)

pola-4 = 15 = 6 + 3 + 3 + 3 = 6 + (3 x 3)

pola ke-n = 6 + (n – 1) . 3

= 6 + 3n – 3

= 3n + 3

Jadi jumlah batang korek api pada susunan atau pola ke-10 adalah

Pn= 3n + 3

= 3 x 10 + 3

= 33 batang

2. 3 → 6 = 3 x 3 – 3

   6 → 15 = 6 x 3 – 3

   8 → 21 = 8 x 3 – 3

3. Beda

= 30 - 10

= 20 dan 3 bilangan berikutnya:

70 + 20 = 9090 + 20 = 110110 + 20 = 130

4. urutan +1 + 5 + 3 + 5

16 + 3 = 1919 + 5 = 2424 + 3 = 27

5. urutan - 1 + 5 - 1 + 5 - 1 + 5

17 - 1 = 1616 + 5 = 2121 - 1 = 20

6. urutan suku ganjil

U1=1U3=4U5=9U7=16

1, 4, 9, 16, ....

+ 3 + 5 + 7 + 9

U9= 16 + 9

    = 25

suku genap

U2=3U4=7U6=13U8=21

3, 7, 13, 21

+ 4 + 6 + 8 + 10

U10 = 21 + 10

      = 31

7. pola dari barisan bilangan tersebut adalah

[kali -3], [kali -3], [kali -2], [kali -2], [kali -2], [kali -1 +(-3)], [kali -1]

sehingga lanjutan pola diatas menjadi

2 , - 6 , 18 , - 32 , 64 , - 128 , 254 , - 508

8.  90 , 30, 10 , ...

90 x [tex]\frac{1}{3}[/tex] = 30

30 x  [tex]\frac{1}{3}[/tex] = 10

10 x [tex]\frac{1}{3}[/tex] = [tex]\frac{10}{3}[/tex]

10/3 x  [tex]\frac{1}{3}[/tex] = [tex]\frac{10}{9}[/tex]

10/9 x [tex]\frac{1}{3}[/tex] = [tex]\frac{10}{27}[/tex]

9. suku ganjil beda 6

4, 10, 16,

U7 = 16 + 6

     = 22

suku genap beda -6

-7, -13,

U6 = - 13 + (- 6)

    = - 19

U8 = - 19 + (- 6)

     = -25

10. karena sukunya memiliki lompatan dua huruf

11. barisan fibonaci

1 + 3 = 43 + 4 = 74 + 7 = 117 + 11 = 18

12. pola bilangan kuadarat maka selanjutnya,

5² = 25

6² = 36

13. suku ganjil beda

8 (2, 10, 18, 26) 26 + 8

= 34 dan 34 + 8

= 42

Suku genap beda

(4, 11, 18, 25) 25 + 7

= 32

Maka selanjutnya 34, 32, 42

14.  lompat 3 suku pola pertama beda 2 (1, 3, 5, 7)

u1 = 1

u4 = 3

u7 = 5

u10 = 7

suku selanjutnya

u13 = 7 + 2

      = 9

lompat 3 suku pola kedua beda (25, 7, 9, 11)

u2 = 5

u5 = 7

u8 = 9

u11 = 11

suku selanjutnya

u14 = 11 + 2

       = 13

lompat 3 suku pola ketiga beda 2 (-1, 1, 3, 5)

u3 = -1

u6 = 1

u9 = 3

u12 = 5

suku selanjutnya

u15 = 5 + 2

      = 7

15. 4, 10, ..., ..., 34, 44

+6 + 7 +8 +9 +10

jadi

10 + 7

        = 17

17 + 8

        = 25

16. 100, 92, ..., 79, ..., 70

-8 -7 -6 -5 -4

jadi 92 -7

= 85

79 - 5

= 74

17.  u1 = 1

u2 = 6

u3 = 7

u4 = 2

u5 = 4

pola selanjutnya berulang ke 5 suku pola awal

jadi

u33 = 33 : 5

       = 6 sisa 3

sehingga u33 = u3

                       = 7

18. 2013 pangkat 1 = 3 satuannya adalah 3

2013 pangkat 2 = 9 satuannya adalah 9

2013 pangkat 3 = 9 × 3 => 7 satuannya adalah 7

2013 pangkat 4 = 7 × 3 => 1 satuannya adalah 1

2013 pangkat 5 = 1 × 3 => 3 satuannya adalah 3

Maka polanya menjadi 3, 9, 7 1, 3, 9, 7, 1, ….

dengan pangkat (1, 2, 3, 4), (5, 6, 7, 8), …

Maka, 2013 pangkat 2001 satuannya adalah 3

19. dicoba aja satu persatu

Maka ditemukan

n= 2013

20. rumus rusuk limas segi n = 2n

#CMIIW

#SemangatTerusYaa


3. uji kompetensi 8 matematika kelas 8 SMP​


Pada soal di atas, kita diminta untuk menjelaskan jawaban dari soal-soal pada Uji Kompetensi 8 Buku Paket Matematika Kelas VIII Semester 2 pada halaman 216-219. Hal tersebut akan dibahas dibagian pembahasan.

Pembahasan

1. Kita diminta untuk memilih jaring-jaring dadu dengan penjumlahan alas dan atap yang selalu sama pada masing-masing posisi. Hal ini dipenuhi oleh jaring-jaring dadu pada opsi D, yang mana penjumlahannya selalu 7.

2. Kita diminta menghitung jumlah kerangka balok berukuran 13 cm x 9 cm x 8 cm dengan kawat 6 m, caranya adalah membagi panjang kawat dengan jumlah rusuk balok.

Penyelesaian:

[tex]\frac{Panjang Kawat}{Total Rusuk}[/tex] = [tex]\frac{6 m}{4 (p + l+ t)}[/tex] = [tex]\frac{600 cm}{4(13 cm + 9 cm + 8 cm}[/tex] = [tex]\frac{600 cm}{4 x 30 cm}[/tex] = [tex]\frac{600 cm}{120 cm}[/tex] = 5

3. Kita diminta mencari nilai X pada balok dengan panjang = 3X + 2, lebar = X + 5, tinggi 2X - 4, dan total panjang rusuk 156 cm.  

Penyelesaian

Total Rusuk = 4 (p + l + t)

156 = 4 (3x + 2 + X + 5 + 2X - 4)

156 = 4 (6X + 3)

[tex]\frac{156}{4}[/tex] = 6X + 3

6X + 3 = 39

6X = 36

X = 6

4. Bangun ruang yang memiliki 5 sisi, 9 rusuk, dan 6 titik sudut adalah prisma segitiga yang ada pada opsi B.

5. KIta diminta untuk mencari luas permukaan kubus jika diketahui nilai total rusuk adalah 96 cm.

Penyelesaian:

Total rusuk = 12r

96 cm = 12r

r = [tex]\frac{96 cm}{12}[/tex] = 8 cm

Luas permukaan kubus = 6r² = 6 x 8² = 6 x 64 cm² = 384 cm² (Opsi B)

6. Kita diminta mencari tinggi balok jika diketahui panjang 15 cm, lebar 6 cm, dan luas permukaan 516 cm².

Penyelesaian:

Luas permukaan balok = 2pl + 2pt + 2lt

516 = 2 x 15 x 6 + 2 x 15 x t + 2 x 6 x t

516 = 180 + 30 t + 12 t

336 = 42t

t = [tex]\frac{336}{42}[/tex] = 8 cm (Opsi C)

7. Kita diminta mencari tinggi prisma segitiga jika diketahui sisi alas masing-masing 3 cm, 4 cm, dan 5 cm, serta luas permukaan 108 cm².

Penyelesaian:

Alas adalah segitiga siku-siku karena memenuhi teorema phytagoras dengan 3 cm dan 4 cm sebagai sisi tegak.

Luas Permukaan Prisma = 2 x luas alas + keliling segitiga x tinggi prisma (tp)

108 = 2 x [tex]\frac{1}{2}[/tex] x 3 x 4 + (3 + 4 + 5) x tp

108 = 12 + 12tp

12tp = 96

tp = [tex]\frac{96}{12}[/tex] = 8 cm (Opsi B)

8. Pada soal ini kita ditanyakan luas permukaan prisma pada soal nomor 7 jika prisma tersebut memiliki tinggi 20 cm.

LP Prisma = 2 x luas alas + keliling segitiga x tinggi prisma (tp)

                = 12 cm² + 12 cm x 20 cm

                = 12 cm² + 240 cm² = 252 cm² (tidak ada opsi)

9. Pada soal ini ditanyakan luas permukaan limas segiempat dengan alas persegi sisi 5 cm, dan tinggi segitiga sisi tegak 10 cm

LP Limas Segiempat = Luas Alas (persegi) + 4 x Luas Sisi Tegak (segitiga)

                                   = 5 x 5 + 4 x [tex]\frac{1}{2}[/tex] x 5 x 10 cm

                                   = 25 + 100 = 125 cm² (Opsi C)

10. Pada soal ditanyakan luas permukaan limas segiempat dengan alas persegi jika tinggi limas adalah 8 cm dan tinggi sisi tegak segitiga adalah 10 cm. Kita bisa mencari setengah sisi persegi alas dengan teorema phytagoras.

Setengah sisi persegi alas = [tex]\sqrt{10^{2} - 8^{2} }[/tex] = [tex]\sqrt{100 - 64}[/tex] = [tex]\sqrt{36}[/tex] = 6 cm

Sisi persegi = 2 x 6 cm = 12 cm

LP Limas Segiempat = Luas Alas (persegi) + 4 x Luas Sisi Tegak (segitiga)

                                  = 12 x 12 + 4 x [tex]\frac{1}{2}[/tex] x 12 x 10

                                  = 144 + 240 = 384 cm²

11. Pada soal ditanyakan luas permukaan balok jika panjang 12 cm, lebar 6 cm, dan tinggi 4 cm.

LP Balok = 2 (pl + pt + lt) = 2 (12 x 6 + 6 x 4 + 12 x 4) = 2 x 144 = 288 cm² (Opsi C)

12. Pada soal ditanyakan luas permukaan prisma jika alas merupakan belah ketupat dengan sisi diagonal 16 cm dan 12 cm, serta tinggi prisma 12 cm.

Untuk mencari sisi belah ketupat kita dapat menggunakan teorema phytagoras pada setengah masing-masing diagonal, yang mana:

Sisi beleh ketupat = [tex]\sqrt{6^{2} + 8^{2} }[/tex] = [tex]\sqrt{36 + 64}[/tex] = [tex]\sqrt{100}[/tex] = 10 cm

LP Prisma = 2 x Luas Alas + Keliling Alas x Tinggi Prisma

                = 2 x [tex]\frac{1}{2}[/tex] x 12 x 16 + (4 x 10) x 12

                = 192 + 480 = 672 cm² (Opsi B)

Mohon maaf karena keterbatasan limit karakter jawaban, maka soal ini hanya bisa dijawab hingga nomor 12 saja, terimakasih :)

Kunci Jawaban Nomor 13-20

13. A

14. A

15. A

16. C

17. A

18. C

19. D

20. D

Pelajari Lebih Lanjut

Ciri-ciri Balok Lengkap (https://brainly.co.id/tugas/10097359)

Ciri-ciri Kubus (https://brainly.co.id/tugas/9984388)

Rumus Volume Bangun Ruang (https://brainly.co.id/tugas/132856)

Detail Jawaban

Kelas: VIII

Mapel: Matematika

Bab: Bab 8 - Bangun Ruang

Kode: 8.2.8

#AyoBelajar

4. Jawaban uji kompetensi 7 matematika kelas 8 semester 2 kurtilas


Jawaban Uji Kompetensi 7 Matematika Kelas 8 Semester 2 PG

Jawaban Pendahuluan

Soal matematika di atas merupakan materi dari lingkaran.

Pembahasan

Lingkaran adalah suatu geometri bidang atau bangun datar dimana terdapat kumpulan titik-titik yang mempunyai jarak yang bernilai sama atau tetap terhadap titik tunggal yang bersifat semu, sehingga titik-titik tersebut membentuk garis tertutup berupa lengkungan dalam satu putaran penuh secara berulang-ulang.

Pada suatu bidang lingkaran, terdapat jari-jari lingkaran (r) dan diameter lingkaran (d), sehingga bentuk persamaannya yaitu r = d/2 atau d = 2r. Rumus umum lingkaran adalah dengan menggunakan nilai konstanta pi/phi yang dinotasikan dalam π yang mempunyai nilai bilangan riil yang mendekati bilangan pecahan 22/7 dan bilangan desimal 3,14 sehingga ditulis menjadi π ≈ 22/7 ≈ 3,14.

Rumus menghitung keliling lingkaran

K = π ⋅ 2r

K = π ⋅ d

K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )

K busur = π ⋅ d  ⋅ (m∠ / 360° )

Rumus menghitung luas lingkaran

L = π ⋅ r ⋅ r = π ⋅ r²

L = π ⋅ d/2 ⋅ d/2 = π ⋅ d²/4

L juring = π ⋅ r²  ⋅ (m∠ / 360° )

L juring = π ⋅ d²/4  ⋅ (m∠ / 360° )

Rumus untuk menghitung garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah dengan menggunakan teorema Pythagoras, dimana j adalah garis singgung luar atau dalam lingkaran, p adalah jarak antara kedua titik pusat lingkaran, dan R dan r sebagai jari-jari lingkaran besar dan kecil.

Rumus garis singgung luar lingkaran

j² = p² - (R - r)²

Rumus garis singgung dalam lingkaran

j² = p² - (R + r)²

1.

Dik: Juring @ m∠ pusat = 90°, L = 78,5cm² (π = 3,14)

Dit: r=?

Jawab:

L juring = π ⋅ r²  ⋅ (m∠ / 360° )

78,5cm² = 3,14 ⋅ r²  ⋅ (90°  / 360° )

100cm²  = r²

r = 10cm ... (pilihan A)

2.

Dik: Busur @ K = 22cm, m∠ pusat = 120° (π = 22/7)

Dit: r=?

Jawab:

K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )

22cm = 22/7 ⋅ 2r ⋅ (120° / 360° )

r = 10,5cm ... (pilihan tidak ada)

3.

Dik: Busur @ K = 16,5cm, d = 42cm (π = 22/7)

Dit: m∠ pusat=?

Jawab:

K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )

16,5cm = 22/7 ⋅ 42cm ⋅ (m∠ / 360° )

m∠ = 45°  ... (pilihan A)

4.

Dik: Juring @ L = 57,75cm², m∠ pusat = 60°  (π = 22/7)

Dit: d=?

Jawab:

L juring = π ⋅ r²  ⋅ (m∠ / 360° )

57,75cm² = 22/7 ⋅ r²  ⋅ (60°  / 360° )

110,25cm² = r²

r = 10,5cm  ... (pilihan B)

5.

Dik: Busur @ r = 21cm, m∠ pusat = 30°  (π = 22/7)

Dit: K=?

Jawab:

K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )

K busur = 22/7 ⋅ 2(21cm) ⋅ (30° / 360° )

K busur = 11cm  ... (pilihan A)

6.

Dik: Lingkaran O

Dit: m∠BAD=?

Jawab:

2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat

2 ⋅ m∠BAD = 110°

m∠BAD = 55° ... (pilihan A)

7.

Dik: Lingkaran O

Dit: m∠AOB=?

Jawab:

m∠APB + m∠AQB + m∠ARB = 144°

3 ⋅ Sudut keliling = 144°

Sudut keliling = 48°

2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat

2 ⋅ 48° = m∠AOB

m∠AOB = 96°  ... (pilihan tidak ada)

8.

Dik: Lingkaran @ d = 0,6m

Jarak = 10000km = 10000000m

Dit: Putaran=?

Jawab:

K lingkaran * putaran = jarak

π ⋅ d * n  = 10000000m

3,14 ⋅ 0,6m * n  = 10000000m

n ≈ 5000000  ... (pilihan D)

9.

Dik: Persegi @ s = 26cm

2 buah 1/4 lingkaran @ r = 14cm

Dit: K arsir=?

Jawab:

K = K persegi + K lingkaran

K = 4s + 2 ⋅ 1/4 ⋅ π ⋅ 2r

K = 4(26cm) + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ 2(14cm)

K = 158cm ... (pilihan C)

10.

Dik: Persegi @ s = 14cm

1/2 lingkaran @ d = 14cm, r = 7cm

Dit: L arsir=?

Jawab:

L = L persegi + L lingkaran

L = s²  + 1/2 ⋅ π ⋅ r²

L = (14cm)² + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ (7cm)²

L = 273cm² ... (pilihan C)

11.

Dik: Singgung luar

j = 12cm, rC = 7,5cm, rD = 4cm

Dit: p=?

Jawab:

p² = j² + (rC - rD)²

p² = (12cm)² + (7,5cm - 4cm)²

p = √156,25 cm²

p = 12,5cm ... (pilihan A)

12.

Dik: Singgung dalam

p = 7,5cm, rA = 2,5cm, rB = 2cm

Dit: j=?

Jawab:

j² = p² - (rA + rB)²

j² = (7,5cm)² - (2,5cm + 2cm)²

j = √36 cm²

j = 6cm ... (pilihan C)

13.

Dik: Singgung luar

R = 1,5cm, p = 2,5cm, j = 2,4cm

Dit: j=?

Jawab:

(R - r)² = p² -  j²

(1,5cm - r)²  = (2,5cm)² - (2,4cm)²

(1,5cm - r) ²  = 0,49cm²

1,5cm - r  = 0,7cm

r = 0,8cm ... (pilihan B)

14.

Dik: Singgung luar

R = 19cm, r = 10cm, j = 40cm

Dit: p=?

Jawab:

p² = j² + (R - r)²

p² = (40cm)² + (19cm - 10cm)²

p = √1681cm²

p = 41cm ... (pilihan A)

15.

Dik: Singgung luar

p = 17cm, j = 15cm

Dit: p=?

Jawab:

(R - r)² = p² -  j²

(R - r)²  = (17cm)² - (15cm)²

R - r = 8cm

R = 10cm dan r = 2cm ... (pilihan D)

16.

Dik: Singgung luar

p = 15cm, j = 12cm

Dit: p=?

Jawab:

(R - r)² = p² -  j²

(R - r)²  = (15cm)² - (12cm)²

R - r = 9cm

R = 12cm dan r = 3cm ... (pilihan B)

17.

Dik: Singgung luar

r1 = 13cm, p = 20cm, j = 16cm

Dit: r2=?

Jawab:

(R - r)² = p² -  j²

(R - r)²  = (20cm)² - (16cm)²

13cm - r = 12cm

r = 1cm ... (pilihan B)

18.

Dik: Singgung luar

D = 15cm, R = 7,5cm

d = 10cm, r = 5cm

p = 70cm

Dit: j=?

Jawab:

j² = p² - (R - r)²

j² = (70cm)² - (7,5cm - 5cm)²

j ≈ 69cm ... (pilihan A)

19.

Dik: Singgung dalam

j = 10cm, p = 8cm

Dit: p=?

Jawab:

(R + r)² = p² -  j²

(R + r)²  = (10cm)² - (8cm)²

R + r  = 6cm

R = 5cm dan r = 1cm ... (pilihan B)

20.

Dik: Singgung dalam

p = 20cm, j = 16cm, r1 = 10cm

Dit: p=?

Jawab:

(r1 + r2)² = p² -  j²

(10cm + r2)²  = (20cm)² - (16cm)²

10cm + r2  = 12cm

r2 = 2cm ... (pilihan A)

Kesimpulan

Pelajari lebih lanjut

-----------------------------

Detil Jawaban

Kelas : VIII/8 (2 SMP)

Mapel : Matematika

Bab : Bab 7 - Lingkaran

Kode : 8.2.7

Kata Kunci : lingkaran, juring, busur, sudut pusat, sudut keliling, persinggungan lingkaran

===


5. jawaban uji kompetensi 3 buku matematika smp kelas 8 hal 104 nomor 1-4


Uji kompetensi 3 buku matematika smp kelas 8 nomor 1-4

Pembahasan :

1. Diketahui himpunan P = {1, 2, 3, 5} dan Q = {2, 3, 4, 6, 8, 10}. Jika ditentukan himpunan pasangan berurutan {(1, 2), (2, 4), (3, 6), (5, 10)}, maka relasi dari himpunan P ke himpunan Q adalah ...
A. Kurang dari
B. Setengah dari
C. Dua kali dari
D. Kuadrat dari

JAWAB

Dilihat dari pasangan himpunan berurutannya yaitu
(1, 2) => 1 "setengahnya dari" 2
(2, 4) => 2 "setengahnya dari" 4
(3, 6) => 3 "setengahnya dari" 6
(5, 10) => 5 "setengahnya dari" 10
Jadi relasi dari himpunan P ke himpunan Q adalah
"Setengah dari"

Jawaban B


2. Empat orang anak bernama Tohir, Erik, Taufik dan Zainul mempunyai kesukaan masing-masing. Kesukaan Tohir belajar kelompok dan menulis cerpen, kesukaan Erik bermain komputer dan renang, kesukaan Taufik menulis cerpen dan renang dan kesukaan Zainul renang saja. Anak yang mempunyai kesukaan menulis cerpen tetapi tidak suka belajar kelompok adalah ...
A. Tohir
B. Erik
C. Taufik
D. Zainul

JAWAB

Tohir = belajar kelompok dan menulis cerpen
Erik = bermain komputer dan renang
Taufik = menulis cerpen dan renang
Zainul = renang

Dari keempat anak, yang suka menulis cerpen adalah Tohir dan Taufik, tetapi karena Tohir suka belajar kelompok, sedangkan yang ditanyakan tidak suka belajar kelompok maka jawabannya adalah TAUFIK

Jawaban C



3. Diketahui himpunan pasangan berurutan
(i) {(0, 0), (2, 1), (4, 2), (6, 3)}
(ii) {(1, 3), (2, 3), (1, 4), (2, 4)}
(iii) {(1, 5), (2, 5), (3, 5), (4, 5)}
(iv) {(5, 1), (5, 2), (4, 1), (4, 2)}
Himpunan pasangan berurutan yang merupakan pemetaan (fungsi) adalah ...
A. (i) dan (ii)
B. (i) dan (iii)
C. (ii) dan (iii)
D. (iii) dan (iv)

JAWAB

(i) {(0, 0), (2, 1), (4, 2), (6, 3)}
merupakan pemetaan, karena setiap anggota himpunan pertamanya hanya punya satu pasangan saja di himpunan kedua

(ii) {(1, 3), (2, 3), (1, 4), (2, 4)}
Bukan pemetaan, karena setiap anggota himpunan pertamanya mempunyai dua pasangan di himpunan kedua yaitu 1 berpasangan dengan 3 dan 4, 2 juga berpasangan dengan 3 dan 4

(iii) {(1, 5), (2, 5), (3, 5), (4, 5)}
merupakan pemetaan, karena setiap anggota himpunan pertamanya hanya punya satu pasangan saja di himpunan kedua

(iv) {(5, 1), (5, 2), (4, 1), (4, 2)}
Bukan pemetaan, karena setiap anggota himpunan pertamanya mempunyai dua pasangan di himpunan kedua yaitu 5 berpasangan dengan 1 dan 2, 4 juga berpasangan dengan 1 dan 2

Jadi yang merupakan pemetaan dari himpunan pasangan berurutan diatas adalah (i) dan (iii)

Jawaban B



4. Antara himpunan A = (a, b) dan himpunan B = {1, 2, 3} dapat dibentuk banyak pemetaan dengan ....
A. 3 cara
B. 6 cara
C. 8 cara
D. 9 cara

JAWAB

Jika banyak anggota himpunan A = n(a) , banyak anggota himpunan B adalah n(b) maka
Banyak pemetaan yang mungkin dari A ke B adalah n(B)ⁿ⁽ᵃ⁾
Banyak pemetaan yang mungkin dari B ke A adalah n(A)ⁿ⁽ᵇ⁾

Jadi pada soal diketahui
n(A) = 2 yaitu a dan b
n(B) = 3 yaitu 1, 2 dan 3
banyak pemetaan dari A ke B adalah n(B)ⁿ⁽ᵃ⁾ = 3² = 9

Jawaban D

==========================

Untuk contoh soal lainnya, bisa dilihat di link berikut

https://brainly.co.id/tugas/12407610

===========================

Kelas : 8
Mapel : Matematika
Kategori : Fungsi
Kata Kunci : Relasi, pemetaan
Kode : 8.2.2


6. Uji kompetensi 7 matematika kelas 8 semester 2​


1. Jari - jari lingkarannya adalah 10 cm

2. Jari - jari lingkarannya adalah 10,5 cm

3. Sudut pusatnya adalah 45°

4. Jari - jari lingkarannya adalah 10,5 cm

Lingkaran adalah himpunan semua titik di bidang datar yang berjarak sama dari suatu titik tetap di bidang tersebut.

Juring lingkaran adalah potongan atau bagian dari luas lingkaran jadi juring adalah luasan yang dibatasi busur dengan dua buah jari - jari. Juring adalah potongan dari luas lingkaran.

Busur lingkaran adalah garis berbentuk lengkung pada tepian lingkaran. Busur adalah potongan dari keliling lingkaran.

PEMBAHASAN :

1. Diketahui suatu juring lingkaran dengan ukuran sudut pusat 90°. Jika luas juring tersebut adalah 78,5 cm², maka sebelum kita menentukan panjang jari - jari lingkaran tersebut, kita akan menghitung luas lingkaran penuhnya karena luas juring adalah seperbagian dari luas lingkaran.

Sudut pusat juring = 90°. Dan sudut lingkaran penuh adalah 360°. Sehingga untuk mengubah luas juring ke luas lingkaran penuh, luas juring tersebut harus dikali :

360° ÷ 90° = 4 karena 90° adalah ¼ dari 360°.

Maka, luas lingkaran penuhnya adalah : 4 × luas juring

= 4 × 78,5 cm²

= 314 cm²

Sedangkan luas lingkaran dihitung dengan : π × r².

Jadi, luas lingkaran = π × r²

314 = 3,14 × r²

r² = 314 ÷ 3,14

r² = 100

r = √100

r = jari - jari lingkarannya = 10 cm

2. Diketahui panjang busur suatu lingkaran adalah 22 cm. Jika sudut pusat yang menghadap busur tersebut berukuran 120°, maka sebelum menghitung jari - jari lingkarannya, kita akan menghitung lingkaran penuhnya karena panjang busur merupakan seperbagian dari keliling lingkaran.

Sudut pusat yang menghadap busur = 120°. Sedangkan sudut lingkaran penuh = 360°. Maka, untuk mengetahui keliling lingkaran penuhnya, kita harus mengalikan panjang busur tersebut sebanyak :

360° ÷ 120° = 3 kali karena 120° adalah ⅓ dari sudut lingkaran penuh. Sehingga keliling lingkaran penuhnya adalah :

3 × 22 cm = 66 cm. Sedangkan keliling lingkaran dihitung dengan rumus : 2 × π × r.

Jadi, keliling lingkaran = 2 × π × r

66 cm = 2 × 22/7 × r.

r = 66 ÷ 44/7

r = (66 × 7) ÷ 44

r = jari - jari lingkarannya = 10,5 cm

3. Diketahui panjang busur suatu lingkaran adalah 16,5 cm. Jika panjang diameter lingkaran tersebut adalah 42 cm, maka sebelum kita menentukan sudut pusat yang menghadap busur tersebut, terlebih dahulu kita hitung keliling lingkaran penuhnya.

Keliling lingkaran = π × d

= 22/7 × 42

= 132 cm.

Sudut pusat yang menghadap ke suatu busur dapat dihitung dengan membandingkan panjang busur dan keliling lingkaran kemudian dikali 360°. Sehingga,

16,5 / 132 × 360°

= 45°

4. Diketahui suatu juring lingkaran memiliki luas 57,75 cm². Jika besar sudut pusat yang bersesuaian dengan juring tersebut adalah 60°, maka sebelum kita menghitung jari - jari lingkarannya, kita akan hitung luas lingkaran penuhnya terlebih dahulu.

Sudut yang bersesuaian dengan juring = 60°, sedangkan sudut lingkaran penuh = 360°. Maka, luas lingkaran penuhnya adalah hasil dari luas juring dikali :

360° ÷ 60° = 6, karena 60° adalah 1/6 dari 360°.

Luas lingkaran penuh = 6 × 57,75 cm²

= 346,5 cm².

Sedangkan, luas lingkaran dihitung dengan : π × r².

Jadi, luas lingkaran = π × r²

346,5 cm² = 22/7 × r²

r² = 346,5 ÷ 22/7

r² = 346,5 × 7/22

r² = 110,25

r = √110,25

r = 10,5 cm

Pelajari lebih lanjut :

Tentang menghitung jari - jari dari luas juring

https://brainly.co.id/tugas/14818153

https://brainly.co.id/tugas/14833557

Tentang menghitung jari - jari dari panjang busur

https://brainly.co.id/tugas/15170404

https://brainly.co.id/tugas/14279733

Tentang menentukan sudut pusat juring

https://brainly.co.id/tugas/14633331

https://brainly.co.id/tugas/14829909

DETAIL JAWABAN

MAPEL : MATEMATIKA

KELAS : VIII

MATERI : LINGKARAN

KATA KUNCI : JURING LINGKARAN, PANJANG. USUR, KELILING LINGKARAN, LUAS LINGKARAN, JARI - JARI LINGKARAN, SUDUT PUSAT JURING, SUDUT LINGKARAN PENUH

KODE SOAL : 2

KODE KATEGORISASI : 8.2.7


7. matematika untuk smk kelas 10 ujian kompetensi halaman 8 ​


Jawaban:

mohon maaf soal nya mana ya

Jawaban:

kalau bisa dikasih soalnya kak


8. matematika kelas 8 uji kompetensi semester 1


Mencari Persamaan Garis Lurus

10). Gradien garis yang melalui titik (1,2) dan titik (3,4) adalah

untuk mencari gradien dua titik, kita menggunakan persamaan :

m = (y₂-y₁)/(x₂-x₁)

dimana : x₁ = 1, x₂ = 3

              y₁ = 2, y₂ = 4

m = (y₂-y₁)/(x₂-x₁)

   = (4-2)/(3-1)

   = 2/2 = 1

Jadi gradien garis yang melalui kedua titik tersebut adalah 1

Jawaban : A

11). Persamaan suatu garis yang melalui titik (1,2) dan titik (3,4) adalah :

maka x₁ = 1, x₂ = 3

         y₁= 2, y₂ = 4

untuk mencari persamaan garis yang melalui dua titik dapat digunakan persamaan berikut :

(y-y₁)/(y₂-y₁) = (x-x₁)/(x₂-x₁)

(y-2)/(4-2) = (x-1)/(3-1)

(y-2)/2 = (x-1)/2

2y - 4 = 2x -2

2y = 2x -2 +4

2y = 2x + 2 atau y = x +1

Jawaban : D

12). Persamaan garis yang melalui titik (3,6)  dan sejajar dengan garis 2x + 2y = 3 adalah :

Langkah pertama yang dilakukan adalah mencari gradien garis yang diketahui dengan mengubah persamaan menjadi y = mx+c

2x + 2y = 3

2y = 3 - 2x

y = 3/2 - x

jadi gradien garis yang diketahui adalah m = -1

Dua garis yang sejajar memiliki gradien yang sama, sehingga kita bisa mencari persamaan garis yang melalui titik (3,6) dapat dicari dengan persamaan :

y-y₁ = m(x-x₁)

y-6 = -1 (x-3)

y = -x+3+6

y = -x + 9

Jawaban : A

13). Persamaan garis yang melalui titik (-3,6) dan sejajar dengan garis 4y - 3x = 5 adalah

Mari kita ubah persamaan garis 4y-3x = 5 dalam bentuk y = mx + c untuk mencari gradien dari garis tersebut

4y - 3x = 5

4y = 5+3x

 y = 5/4 +3/4x

jadi gradien garis tersebut adalah m = 3/4

kedua garis yang sejajar mempunyai gradien yang sama, jadi persamaan garis yang melalui titik (-3,6) dapat dicari dengan persamaan berikut :

y-y₁ = m(x-x₁)

y-6 = 3/4(x+3)

y = 3/4x +9/4+6

4y = 3x +9 + 24

4y = 3x + 33

Jawaban : A atau D

14. Persamaan garis yang melalui titik (4,-3) dan tegak lurus dengan garis 4y -6x +10 = 0

Langkah pertama yaitu mengubah persamaan garis yang diketahui menjadi bentuk y = mx + c, sehingga diketahui gradien garis tersebut.

4y-6x + 10 = 0

4y = 6x -10

 y = 6/4x - 10/4

Jadi gradien garis tersebut adalah 6/4 atau 3/2.

Untuk mencari persamaan garis yang melalui titik (4,-3) dapat dicari dengan persamaan :

y-y₁ = (-1/m) (x-x₁)

y+3 = (-1/3/2)(x-4)

y+3 = -2/3(x-4) kalikan bagian kiri dan kanan dengan 3

3(y+3) = -2(x-4)

3y + 9 = -2x + 8

3y = -2x + 8 -9

3y = -2x -1

Jawaban : Tidak ada pilihan yang tepat, kemungkinan ada kesalahan pada soal.

Pelajari Lebih Lanjut

Untuk belajar lebih lanjut mengenai sistm persamaan, silakan kunjungi tautan berikut ini :

https://brainly.co.id/tugas/4342296

https://brainly.co.id/tugas/12610321

https://brainly.co.id/tugas/4641386

----------------------------------------------------

Detil tambahan

Kelas        : VIII

Pelajaran   : Matematika

Kategori     : Persamaan Garis Lurus

Kode : 8.2.3

Kata Kunci : tegak lurus, sejajar, melalui titik


9. matematika kelas 8 semester 2 hal 302 uji kompetensi 10​


7. Peluang empirik kemunculan mata dadu "selain 2" dalam percobaan tersebut adalah [tex]\frac{31}{36}[/tex]. Maka jawaban yang benar adalah A.

8. Peluang empirik muncul mata dadu dua pada data tersebut adalah [tex]\frac{1}{6}[/tex]. Maka jawaban yang benar adalah A.

9. Jika dilakukan pelemparan sebanyak 18 kali lagi, taksiran terbaik muncul mata dadu 2 menjadi sebanyak 9 kali. Maka jawaban yang benar adalah B.

Simak pembahasan berikut.

Pembahasan

7. Diketahui pada pelemparan sebuah dadu:

frekuensi total = x + 5 + 7 + 6 + 7 + 5

frekuensi total = x + 30

Kemunculan mata dadu 1 = x

Peluang empirik muncul mata dadu "1" = [tex]\frac{1}{6}[/tex]

Ditanya: Peluang empirik kemunculan mata dadu "selain 2"

Jawab:

Misalkan A adalah kejadian kemunculan mata dadu "1", maka peluang empirik A dirumuskan sebagai berikut:

P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]

dengan n(A) = banyak anggota A

N = total frekuensi

Karena peluang empirik mata dadu "1" diketahui, maka diperoleh persamaan berikut:

P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]

[tex]\frac{1}{6}[/tex] = [tex]\frac{x}{30+x}[/tex]

1(30 + x) = 6x

30 + x = 6x

30 = 6x - x

30 = 5x

x =  [tex]\frac{30}{5}[/tex]

x = 6

Maka frekuensi kemunculan mata dadu "1" adalah 6.

Misal B adalah kejadian muncul mata dadu " selain 2", maka banyak anggota B adalah

n(B) = 6 + 7 + 6 + 7 + 5

n(B) = 31

N = 30 + x

N = 30 + 6

N = 36

Maka peluang empirik kejadian B adalah

P(B) = [tex]\frac{n(B)}{N}[/tex]

P(B) = [tex]\frac{31}{36}[/tex]

∴ Jadi peluang empirik muncul mata dadu " selain 2" adalah [tex]\frac{31}{36}[/tex]

8. Diketahui pada pelemparan sebuah dadu:

Frekuensi total = 5 + 6 + 8 + 7 + 6 + 4

Frekuensi total = 36

Frekuensi muncul mata dadu 2 = 6

Ditanya: peluang empirik muncul mata dadu 2

Jawab:

Misal A adalah kejadian muncul mata dadu 2 maka peluang empirik A adalah

P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]

P(A) = [tex]\frac{6}{36}[/tex]

P(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex]

∴ Jadi peluang empirik muncul mata dadu 2 adalah [tex]\frac{1}{6}[/tex].

9. Diketahui pada sebuah pelemparan dadu

Frekuensi muncul mata dadu 2 = 6 kali

Ditanya: taksiran terbaik muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi

Jawab:

Karena dadu bermata 6, maka jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi, frekuensi harapan yang muncul dirumuskan sebagai berikut:

F(A) = P(A) × N

dengan P(A) adalah peluang kejadian A dan N adalah frekuensi pelemparan.

Jika A  adalah kejadian muncul mata dadu 2, maka banyak anggota A pada pelemparan sebuah dadu adalah:

n(A) = 1

Dan karena pelemparan sebuah dadu bermata 6, maka banyak anggota ruang sampel adalah

n(S) = 6

Sehingga, peluang kejadian A adalah:

P(A) = [tex]\frac{n(A)}{n(S)}[/tex]

P(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex]

Frekunsi harapan muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali adalah:

F(A) = P(A) × N

F(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex] × 18

F(A) = 3

Maka taksiran terbaik muncul mata dadu dua adalah:

muncul mata dadu 2 = frekuensi muncul mata dadu 2 + frekuensi harapan muncul mata dadu 2

muncul mata dadu 2 = 6 + 3

muncul mata dadu 2 = 9

∴ Jadi taksiran terbaik muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi adalah 9.

Pelajari lebih lanjutMenghitung peluang empirik pada pengambilan kelereng https://brainly.co.id/tugas/22600646Menghitung peluang empirik pada pelemparan dadu https://brainly.co.id/tugas/22639692----------------------------------------------------------Detil jawaban

Kelas: 8

Mapel: Matematika

Bab: Peluang

Kode: 8.2.10

Kata kunci: peluang empirik, mata dadu, frekuensi harapan, peluang, frekuensi


10. bantu jawab soal matematika kelas 8 uji kompetensi 8 (versi meme) ​


Jawaban:

Diketahui:Panjang (p) = 15 cmLebar (l) = 6 cmLuas permukaan (Lp) = 600 cm²

Ditanya:Tinggi balok (t) ?

Jawab:

Lp = 2 [pl + pt + lt]

600 = 2 [(15 × 6) + (15 × t) + (6 × t)]

600 = 2 [90 + 15t + 6t]

600 = 2 [90 + 21t]

600 = 180 + 42t

42t = 600 - 180

42t = 420

t = 420 / 42

t = 10 cm

KesimpulanJadi, tinggi balom tsb adalah 10cm

____________________________

Semangattt ya'

Diketahui:

Rumus Lp balok

[tex]\blue {\boxed{\bf{Lp =2 × ( P×l ) + ( p × t ) + ( l × t ) }}}[/tex]

Lp = 600 cm² P = 15 cm L = 6 cm

Ditanya:Tinggi?

[tex]{\red{\bf{\small{Penyelesaian}}}}[/tex]

Lp = 2 × ( P×l ) + ( p × t ) + ( l × t )

600 = 2 × ( 15 × 6 ) + ( 15 × t ) + ( 6 × t )

600 = 2 × ( 90 + 15t + 6t )

600 = 2 × ( 90 + 21t )

600 = 180 + 42t

600- 180 = 42t

420 = 42t

t = 420 / 42

t = [tex]\green {\boxed{\mathfrak{10\: cm}}}[/tex]

jadi, tinggi balok tersebut adalah 10 cm

PembuktianLp = 2 × ( P×l ) + ( p × t ) + ( l × t ) Lp = 2 × (15 × 6) + (15 × 10) + (6 × 10) Lp = 2 × ( 90 + 150 + 60 ) Lp = 2 × 300Lp = 600 cm²

11. matematika kelas 8 uji kompetensi 7 esai​


Luas daerah yang diarsir adalah 126 cm².

Saat kita membahas tentang luas tembereng, pasti akan berhubungan dengan juring lingkaran. Juring adalah daerah yang dibatasi oleh dua jari - jari lingkaran dan sebuah busur atau garis lengkung di depannya.

Karena juring merupakan potongan atau seperbagian dari sebuah lingkaran, maka juring tidak terbatas pada busur yang melingkupinya, melainkan juga bagian di dalamnya yang melibatkan luas. Sehingga luas juring adalah seperbagian dari luas lingkaran.

Sehingga, menghitung luas juring dengan sudut pusat [tex] \alpha [/tex] adalah dengan : [tex] \frac{ \alpha }{360} [/tex] × π × r².

Di dalam juring terdapat sebuah segitiga sama kaki di mana alasnya merupakan tali busur yang menghubungkan ujung - ujung jari - jari pada lengkung lingkaran. Apabila kita mengurangkan luas juring dengan luas segitiga sama kaki tersebut, akan menghasilkan luas tembereng, yaitu daerah "sisa" dari juring dikurangi segitiga juring yang dibatasi oleh tali busur (alas segitiga) dengan busur juring.

Agar lebih jelasnya, simak pembahasan soal berikut.

PEMBAHASAN :

Pada soal di atas, sebuah lingkaran dengan juring AOB yang memiliki sudut pusat 90° dan jari - jari sepanjang 21 cm. Tentukan luas daerah yang diarsir.

Daerah yang diarsir tersebut dinamakan tembereng. Berarti kita harus menentukan luas juring AOB dan luas segitiga AOB lalu mengurangkan keduanya.

Luas juring AOB.

Luas juring AOB = [tex] \frac{ \alpha }{360} \times \pi \times {r}^{2} [/tex]

Luas juring AOB = [tex] \frac{ 90 }{360} \times \frac{22}{7} \times {21}^{2}[/tex]

Luas juring AOB = [tex] \frac{1}{4} \times \frac{22}{7} \times 441[/tex]

Luas juring AOB = 346,5 cm²

Luas segitiga AOB.

Karena sudut pusat juring AOB adalah 90°, maka segitiga AOB adalah segitiga siku - siku sama kaki di mana sisi - sisi siku - sikunya yang akan berperan sebagai alas dan tinggi. Maka,

Luas segitiga AOB = ½ × a × t

Luas segitiga AOB = ½ × AO × OB

Luas segitiga AOB = ½ × 21 cm × 21 cm

Luas segitiga AOB = 220,5 cm²

Dengan demikian, luas daerah yang diarsir (tembereng) adalah Luas juring AOB - Luas segitiga AOB

= 346,5 cm² - 220,5 cm²

= 126 cm²

Pelajari lebih lanjut :

https://brainly.co.id/tugas/18377589 dan

https://brainly.co.id/tugas/17742340 tentang penjelasan apakah juring dan tembereng memiliki luas

https://brainly.co.id/tugas/2034962 rumus luas juring dan tembereng

DETAIL JAWABAN

MAPEL : MATEMATIKA

KELAS : VIII

MATERI : LINGKARAN

KODE SOAL : 2

KODE KATEGORISASI : 8.2.7


12. uji kompetensi 7 matematika kelas 8 ​


Jari-jari lingkaran tersebut adalah....(π=3,14) B. 10 cmPembahasan

Soal diatas membahas tentang lingkaran. Pengertian dari Lingkaran adalah bangun datar yang jarak antara titik-titik pada lingkaran tersebut terhadap titik tertentu selalu sama (tetap). Juring adalah daerah lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan busur lingkaran yang diapit kedua jari-jari tersebut.

a= 90

luas juring  = 78,5   cm^2

(90°/360°) x luas lingkaran = 78,5

1/4 (3,14) r² = 78,5

r^2 = 100

maka jari-jari lingkaran tersebut adalah. r = 10 cm

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang lingkaran  https://brainly.co.id/tugas/13994663

 

-----------------------------

Detil jawaban  

Kelas: 8

Mapel: matematika

Bab:  Bab 7 - Lingkaran

Kode: 8.2.7

Kata Kunci:  Lingkaran


13. uji kompetensi 2 matematika kelas 8​


Jawaban:

soalnya mana bang gak ada soalnya?

Jawaban:

Soal nya mana

kalau mau tanya yang jelas


14. kunci jawaban matematika kelas 8 uji kompetensi 3​


Jawaban:

maaf mana soal nya mending foto aja


15. uji kompetensi 1 hal 9 matematika kelas 8Ki​


Jawaban:

12. d.40

13. b.145

14. a.320

15. d.127


Video Terkait


Posting Komentar untuk "Uji Kompetensi 4 Matematika Kelas 8"