Menelaah Struktur Dan Aspek Kebahasaan Pada Syair
Menelaah syair, menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair
1. Menelaah syair, menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair
Syair
Struktur isi : Terdiri dari 4 baris dan hanya mempunyai isi disetiap barisnya.
Ciri bahasa : Mempunyai rima a-a-a-a yang mempunyai 8-14 suku kata.
Tujuan : Untuk menghibur, sarana pergaulan dan pendidikan moral.
2. menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair
Syair
Perteguh jua alat perahumu Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengayuh taruh di situ Supaya laju perahumu itu
Wahai muda, kenali dirimu Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu Ke akhirat jua kekal hidupmu
Hai muda arif budiman Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan Itulah jalan membetuli insan
183
Bahasa Indonesia
Contoh Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan
Contoh telaah syair Struktur penyajian syair satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima sama
a-a-a-a. Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut larik
1 menggunakan kalimat untuk menyapa menggunakan kata seru Hai
.... Larik larik 2 dan 3 merupakan kalimat perintah kepada generasi muda yang disapa pada larik 1. Larik 4 pada kutipan syair tersebut merupakan
akibat yang akan ditemui jika melakukan apa yang diperintahkan pada
larik 2 dan 3. Pilihan kata yang digunakan pada syair tersebut merupakan kata bersifat simbolik dan ungkapan lama. Pilihan kata sangat indah
dengan makna yang dalam.
Sebagai bekal untuk menelaah bacalah kotak info berikut
Kalimat Perintah Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi atau bermaksud memberi
perintah atau suruhan. Contoh:
Buanglah sampah pada tempatnya
Kalimat saran Kalimat saran adalah kalimat yang berisi tentang saran kepada orang lain
untuk kebaikan orang lain sebaiknya, seyogyanya. Contoh:
Sebaiknya kau pikir dahulu Demi keputusan yang tepat
184
Kelas VII SMPMTs
Kalimat ajakan Kalimat ajakan adalah kalimat yang berisi ajakan kepada orang lain untuk
melakukan suatu perbuatan ayo dan mari. Contoh:
Marilah kita jaga agar lestari
Kalimat seru Kalimat seru adalah kalimat yang mengungkapkan rasa hati, seperti
kagum, heran, senang, dan sedih alangkah, betapa, dan bukan main. Contoh:
Alangkah indahnya alam Indonesia ini. Wahai, pemuda Indonesia teruslah berjuang melestarikan budaya
kita.
3. menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair
Syair
Perteguh jua alat perahumu
Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengayuh taruh di situ
Supaya laju perahumu itu
Wahai muda, kenali dirimu
Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu
Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan
Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insane
Maaf kalo salah, kurang paham
4. Buka bukumu halaman 182 Menelaah Struktur dan Aspek Kebahasaan pada Syair. Baca syair bait 1 dan 2 kemudian telaahlah syair tersebut berdasarkan struktur dan aspek kebahasaan . Lakukan seperti yang dicontohkan !.tlong bgt bantu jawab ya, syairnya udh ad di foto
Jawaban:
aspek aspek kebahasaan yang ada empat yaitu mendengar berbicara membaca dan menulis
5. Menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair
Penjelasan:
Syair yang berasal dari Persia dan dibawa masuk ke Nusantara bersama dengan masuknya Islam ke Indonesia dalam perkembangannya telah mengalami perubahan dan modifikasi sehingga menjadi syair khas Melayu.
Contoh menelaah syair.
Bacalah bait syair berikut!
Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan
6. Telaah syair ,menelaah stuktur dan aspek kebahasaan pada syait
kategori : Bahasa Indonesia - Menelaah Struktur dan Aspek Kebahasaan pada Syair
kelas : SMP VII
pembahasan:
syair 1
Perteguh jua alat perahumu
Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengayuh taruh di situ
Supaya laju perahumu itu
Struktur penyajian syair satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima sama (a-a-a-a). Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain.
Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut:
Larik 1 menggunakan kalimat untuk saran.
Larik 2 dan 3 merupakan kalimat saran yang disarankan pada larik 1.
Larik 4 pada kutipan syair tersebut merupakan akibat yang akan ditemui jika melakukan apa yang disarankan pada larik 2 dan 3.
Pilihan kata yang digunakan pada syair tersebut merupakan kata bersifat simbolik dan ungkapan lama. Pilihan kata sangat indah dengan makna yang dalam.
syair 2
Wahai muda, kenali dirimu
Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu
Struktur penyajian syair satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima sama (a-a-a-a). Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut:
Larik1 menggunakan kalimat untuk menyapa (menggunakan kata seru Wahai....)
Larik 2 dan 3 merupakan kalimat saran kepada generasi muda yang disapa pada larik 1.
Larik 4 pada kutipan syair tersebut merupakan sebab yang akan ditemui jika melakukan apa yang diperintahkan pada larik 2 dan 3.
Pilihan kata yang digunakan pada syair tersebut merupakan kata bersifat simbolik dan ungkapan lama. Pilihan kata sangat indah dengan makna yang dalam
syair 3
Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan
Struktur penyajian syair satu bait terdiri atas 4 larik.
Pola rima sama (a-a-a-a).
Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut :
larik1 menggunakan kalimat untuk menyapa (menggunakan kata seru Hai....)
Larik 2 dan 3 merupakan kalimat perintah kepada generasi muda yang disapa pada larik 1.
Larik 4 pada kutipan syair tersebut merupakan akibat yang akan ditemui jika melakukan apa yang diperintahkan pada larik 2 dan 3.
Pilihan kata yang digunakan pada syair tersebut merupakan kata bersifat simbolik dan ungkapan lama.
Pilihan kata sangat indah dengan makna yang dalam
7. Menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair Inilah gerangan suatu Madah mengarangkan syair Terlalu Indah membetuli Jalan tempat berpindah disanalah iktikat diperbetuli sudah
Jawaban :
Jalan tempat berpindah disanalah iktikat diperbetuli sdh
Maaf klo salah :(
8. Menelaah syair dan aspek kebahasaan pada syair
Terdapat stuktur :
1.bait
2.berisi 4 lirik
3.jumlah suku kata 8-12
4.jumlah kata 4-6
5.tida punya sampiran
6.semua isi
7.rima a-a-a-a
Kebahasaan : kalimat sapaan
Kalimat larangan
Kalimat
akibat/ajakan
Maaf ya kalo salah
9. Menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair beserta jenis kalimat
mencari kata2 yg mengandung manfaat, baca dengan cermat
10. Menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair
Jawaban:
- satu bait terdiri atas 4 baris
- setiap baris terdiri atas8-14 siku kata
- bersajak ( aa aa)
- semua baris adalah isi
maaf kalo salah
11. Kata sulit dari pertanyaan: 4.menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair
Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan
Contoh Telaah
Struktur penyajian syair satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima sama (a-a-a-a). Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut larik 1 menggunakan kalimat untuk menyapa ( menggunakan kata seru Hai ....) Larik larik 2 dan 3 merupakan kalimat perintah kepada generasi muda yang disapa pada larik 1. Larik 4 pada kutipan syair tersebut merupakan akibat yang akan ditemui jika melakukan apa yang diperintahkan pada larik 2 dan 3. Pilihan kata yang digunakan pada syair tersebut merupakan kata bersifat simbolik dan ungkapan lama. Pilihan kata sangat indah dengan makna yang dalam.
Bait 1TelaahPerteguh jua alat perahumu
Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengayuh taruh di situ
Supaya laju perahumu ituStruktur penyajian syair satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima sama (a-a-a-a). Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut larik 1, 2, dan 3 menggunakan kalimat perintah ( Perteguh....). Larik 4 pada kutipan syair tersebut merupakan tujuan yang akan ditemui jika melakukan apa yang diperintahkan pada larik 1, 2 dan 3. Pilihan kata sangat indah dengan makna yang dalam.Bait 2TelaahWahai muda, kenali dirimu
Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmuStruktur penyajian syair satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima sama (a-a-a-a). Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut larik 1 menggunakan kalimat untuk menyapa ( menggunakan kata seru Wahai ....) Larik larik 2 dan 3 merupakan kalimat perintah kepada generasi muda yang disapa pada larik 1. Larik 4 pada kutipan syair tersebut merupakan tujusn yang akan ditemui jika melakukan apa yang diperintahkan pada larik 2 dan 3. Pilihan kata sangat indah dengan makna yang dalam.
maaf kalau salah.
jawabannya
Syair
Struktur isi : Terdiri dari 4 baris dan hanya mempunyai isi disetiap barisnya.
Ciri bahasa : Mempunyai rima a-a-a-a yang mempunyai 8-14 suku kata.
Tujuan : Untuk menghibur, sarana pergaulan dan pendidikan moral.
selesai
12. Menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair syair : inilah gerangan suatu Madah mengarangkan syair Terlalu Indah membetuli Jalan tempat berpindah disanalah iktikat diperbetuli sudah
syair tersebut menjelaskan bahwa syair kini telah diperbaiki sehingga tidak bisa dirubah lagi Maksudnya adalah syair kini telah diperbaiki kebahasaannya agar tempatnya sesuai dengan EYD
13. Cara menelaah struktur dan kebahasaan syair
Menelaah Struktur dan Aspek Kebahasaan pada Syair
Syair Perteguh jua alat perahumu Hasilkan bekal air dan kayu Dayung pengayuh taruh di situ Supaya laju perahumu itu Wahai muda, kenali dirimu Ialah perahu tamsil hidupmu Tiadalah berapa lama hidupmu Ke akhirat jua kekal hidupmu Hai muda arif budiman Hasilkan kemudi dengan pedoman Alat perahumu jua kerjakan Itulah jalan membetuli insan 183 Bahasa Indonesia Contoh Hai muda arif budiman Hasilkan kemudi dengan pedoman Alat perahumu jua kerjakan Itulah jalan membetuli insan Contoh telaah syair Struktur penyajian syair satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima sama a-a-a-a. Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut larik 1 menggunakan kalimat untuk menyapa menggunakan kata seru Hai .... Larik larik 2 dan 3 merupakan kalimat perintah kepada generasi muda yang disapa pada larik 1. Larik 4 pada kutipan syair tersebut merupakan akibat yang akan ditemui jika melakukan apa yang diperintahkan pada larik 2 dan 3. Pilihan kata yang digunakan pada syair tersebut merupakan kata bersifat simbolik dan ungkapan lama. Pilihan kata sangat indah dengan makna yang dalam. Sebagai bekal untuk menelaah bacalah kotak info berikut Kalimat Perintah Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi atau bermaksud memberi perintah atau suruhan. Contoh: Buanglah sampah pada tempatnya Kalimat saran Kalimat saran adalah kalimat yang berisi tentang saran kepada orang lain untuk kebaikan orang lain sebaiknya, seyogyanya. Contoh: Sebaiknya kau pikir dahulu Demi keputusan yang tepat 184 Kelas VII SMPMTs Kalimat ajakan Kalimat ajakan adalah kalimat yang berisi ajakan kepada orang lain untuk melakukan suatu perbuatan ayo dan mari. Contoh: Marilah kita jaga agar lestari Kalimat seru Kalimat seru adalah kalimat yang mengungkapkan rasa hati, seperti kagum, heran, senang, dan sedih alangkah, betapa, dan bukan main. Contoh: Alangkah indahnya alam Indonesia ini. Wahai, pemuda Indonesia teruslah berjuang melestarikan budaya kita. Kalimat larangan Kalimat larangan adalah kalimat yang berisi larangan agar orang lain tidak melakukan kegiatan jangan, hidari. Contoh: Janganlah berprasangka buruk kepada sesama Kata penghubung yang sering digunakan pada puisi rakyat Kata penghubung tujuan Merupakan kata penghubung modalitas yang menjelaskan maksud dan tujuan suatu acara atau tindakan supaya, untuk, agar, dan guna. Kata penghubung sebab kausal Menjelaskan bahwa suatu peristiwa atau tindakan terjadi atas sebab tertentu sebab, sebab itu, karena, dan oleh karena itu. Kata penghubung akibat Konjungsi yang menggambarkan suatu peristiwa atau tindakan terjadi atas sebab peristiwa lain. Konjungsi yang dipakai adalah sehingga, sampai, dan akibatnya. Kata penghubung syarat Konjungsi syarat yang menjelaskan suau hal bias terpenuhi apabila syarat yang ada dipenuhi, atau dijalankan. Contoh kata yang digunakan adalah jika, jikalau, apabila, asalkan, kalau, dan bilamana. 185 Bahasa Indonesia Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Kalimat tunggal adalah kalimat yang memiliki satu subjek dan satu predikat. Contoh Pagi-pagi saya sarapan. Kalimat majemuk Kalimat majemuk adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu subjek atau predikat. Kalimat majemuk terjadi dari penggabungan dua kalimat dasar atau lebih. Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang kedudukannya tidak setarasederajat. Kalimat majemuk hubungan syarat Ditandai dengan : jika, seandainya, asalkan,apabila, andaikan Contoh : Jika hidup bermalas-malasan, masa depan tak tentu arah. Kalimat majemuk hubungan tujuan Ditandai dengan : agar, supaya, biar. Contoh : Agar hidup tercapai tujuan, hendaklah pemuda rajin belajar. Kalimat majemuk konsensip Ditandai dengan : walaupun, meskipun, biarpun, kendatipun, sungguh pun Contoh : Walaupun belajar banyak godaan, tetaplah teguh mencapai harapan. Kalimat majemuk hubungan penyebaban Ditandai dengan : sebab, karena, oleh karena Contoh : Hari ini aku bersedih karena berpisah dengan sahabat. Hari ini aku bersedih karena berpisah dengan orang terkasih. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk 186 Kelas VII SMPMTs Kalimat majemuk hubungan perbandingan Ditandai dengan: ibarat, seperti, bagaikan, laksana, sebagaimana, lebih baik. Contoh : Belajar di waktu kecil seperti melukis di atas batu. Kalimat majemuk hubungan akibat Ditandai dengan : sehingga, sampai-sampai, maka Contoh : Dian belajar begitu keras sehingga dapat memenangi olimpiade itu. Kalimat majemuk hubungan cara Contoh : Dengan cara menjual koran, dia mendapatkan uang untuk hidup Dengan berpikir cermat generasi muda menggapai asa.
14. menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair
syair dalah baris maaf kalau salah
15. Tolong bantu jawab pertanyaan saya bagaimana cara menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada gurindam & syair?
menelaah syair
-semua baris dalam syair merupakan isi
-tiap bait syair terdiri dari 4 baris
-tiap baris terdiri dari 8-14 suku kata
kebahasaan syair
-memiliki pola sajak teratur,contohny a-a-a-a
Posting Komentar untuk "Menelaah Struktur Dan Aspek Kebahasaan Pada Syair"